Sang Pahlawan! Pogba Berhasil Membawa Manchester Ke Kemenangan Liga Europa

Dalam minggu yang penuh penantian bagi warga kota Manchester, Paul Pogba dan Henrikh Mkhitaryan yang akhirnya berhasil memberi berita gembira buat para penggemar kesebelasan Manchester United.

Selama mengalami minggu-minggu yang paling menyakitkan bagi kota tersebut, Manchester United akhirnya berhasil memberikan penghargaan yang sudah sepantasnya pada hari Rabu lalu dengan memenangkan Liga Europa dengan salah satu penampilan paling klinis mereka musim ini.

Kemenangan 2-0 atas Ajax terjadi kurang dari 48 jam setelah serangan teroris yang menewaskan 22 orang di Manchester Arena, namun pemain United pantas menerima semua pujian yang muncul untuk tanggapan mereka dalam menghadapi kesulitan.

Meskipun Paul Pogba sendiri sedang berduka atas kehilangan ayahnya baru-baru ini, ia tampil sangat memukau di malam laga final tersebut dan berhasil mencetak gol pertama yamg sangat penting bagi United. Sementara, rekan setimnya, Henrikh Mkhitaryan segera mencetak gol kemenangan yang kedua di babak kedua yang akhirnya membuat para pendukung merayakan keunggulan bagi tim dan warga kota mereka tanpa mengingat ketegangan saraf yang telah menelan banyak perhatian mereka musim ini.

Rasanya seperti cairan Ajax, gaya bermain menyerang benar-benar bermain di tangan United pada akhirnya karena ruang yang mereka tinggalkan di belakang memungkinkan tim asuhan Jose Mourinho menemukan celah di mana mereka bersenang-senang. Yang pasti adalah United merasa ditakdirkan untuk menang bahkan sebelum Pogba membuka skor.

Emosi seluruh penonton yang berada di lapangan maupun tribun seketika meledak sesaat Pogba menunjuk ke langit setelah ia berhasil menjebolkan gawang lawan. Hal yang sama terjadi juga ketika gol kedua Mkhitaryan. Malam itu memang sepatutnya menjadi milik Manchester United.

Mourinho membuat keputusan beberapa pekan lalu untuk menerapkan fokus timnya ke Liga Europa dalam upaya mereka untuk mendapatkan posisi di Liga Champions musim mendatang. Hal tersebut mendapat banyak perhatian, karena risiko menaruh harapan United sepenuhnya pada satu pertandingan mengkhawatirkan sebagian orang.

Pogba menjadi sosok yang penampilannya paling melengkapi malam tersebut, sementara Ander Herrera berperan sebagai kapten di area tengah lapangan, Marouane Fellaini bermain bagus menghadang, dan pasangan pemain bertahan Chris Smalling dan Daley Blind mampu menghalau aneka serangan yang datang. Jika saja United dapat bermain sebagus ini di sepanjang musim, maka posisi mereka Liga Champions dipastikan telah diperoleh jauh sebelum mereka berlaga di Stockholm.

Meskipun begitu, kemenangan tersebut menjadi akhir yang sempurna untuk musim panjang dan penuh terjal kali ini. Manchester United berhak mendapatkan gelar tersebut. Terlebih lagi, mereka telah memberi Manchester sesuatu untuk dikenang di saat-saat yang paling sulit saat ini.

Leave a Reply